TERUS SAJA ADA PEMUDIK, WALAU DI LARANG PEMERINTAH

Jatirokeh –  himbauan yang di sampaikan oleh pemerintah Mudik di larang jelas belum bisa di terapkan sepenuhnya di kalangan masyarakat, terbukti hari ini Rabu, 22 april 2020 sepasang pemudik dari jakarta utara datang dan langsung lapor ke petugas gugus jaga covid-19 desa jatirokeh , di sampaikan yang bersangkutan yang tidak mau di sebut namanya kepada kontributor web site desa jatirokeh bahwa ia beserta keluarganya terpaksa pulang ke kampung karena sudah tidak bekerja lagi pihak PT memberhentikan sementara yang bersangkutan , karena sudah tidak bisa membayar karyawannya, di sampaikan yang bersangkutan bahwa hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah yang datang kepadanya , di katakan olehnya bahwa ia sangat berharap sekali bantuan pemerintah untuk sekedar meringankan beban ekonomi keluarganya tapi kenyataanya setelah di tunggu-tunggu ternyata bantuan tersebut tidak kunjung tiba, akhirnya dari pada ia kelaparan hdup di luar kota , tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah pandemi corona ini akhirnya ia bersama keluarganya berinisiatif untuk mudik walaupun banyak resiko yang akan di alami nanti, beresiko untuk dirinya maupun untuk orang lain , sampai hari ini pos jaga gugus tugas covid-19 mencatat ada 442 OTG yang tercatat di buku gugus tugas covid 19 desa jatirokeh kecamatan songgom kabupaten brebes, sedang orang dari luar negeri tercatat ada 14 orang per hari rabu tanggal 22 april 2020 by (AT-22/04)

Share on facebook
Facebook
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *