
Jatirokeh.desa.id atau website desa jatirokeh hari ini Jum’at, 27 Agustus 2021 melalui kontributor harian melaporkan secara langsung ada kegiatan pembagian BLT yang bersumber dari Dana Desa penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa adalah ini yang ke-6 kalinya di laksanakan, setelah melalui proses permohonan sampai ke pencairan yang berjalan alot maka kini saatnya kembali masyarakat menikmati bantuan BLT Dana Desa yang ke-6 bisa di nikmati, ini juga akan segera di salurkan BLT DD untuk berikutnya mengingat sudah semester dua pengelolaan keuangan desa , karena kalau tidak segera di ikuti BLT berikutnya maka pemerintahan desa akan cukup repot untuk bisa menyelesaikan laporan pertanggungjawaban keuangan desa tepat satu tahun. berdasarkan perintah dari pihak kecamatan ataupun dinas bahwa BLT dana desa harus sudah terserap samapai ke-7, ini adalah salah satu syarat untuk bisa menyerap atau mencairkan bantuan dana desa di tahap selanjutnya ataupun tahap yang ke-2 , Bantuan langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2021 ini di terima oleh 236 KPM dan ini secara rutin akan terus di sortir untuk menentukan bahwa KPM tersebut adalah benar-benar orang yang layak untuk menerima BLT tersebut Pemerintah Desa Jatirokeh berkomunikasi secara koordinatif dengaan RT,RW dan Pamong wilayah untuk mencari dan menentukan agar KPM penerima bantuan BLT Dana Desa tepat sasaran sehingga bisa meredam kegaduhan yang sering timbul di masyarakat akibat adanya bantuan , terutama bantuan yang berupa uang tunai,

Pemerintah Desa Jatirokeh menyadari betul bahwa pada tingkat sekarang ini masyarakat terutama para pedagang kecil, UMKM dan lainnya mengalami keguncangan dan kesulitan dalam memenuhi kegiatan ekonomi ini di karenakan adanya aturan PPKM mulai dari PPKM darurat, 4,dan turun level menjadi 3, Imbas adanya penyebaran covid-19 ini mengharuskan diri kita untuk menahan diri dan membatasi dalam segala kegiatan protokoler kesehatan di terapkan di semua lini kehidupan pakai masker, selalu mencuci tangan dengan air bersih, dan selalu menjaga jarak serta menghindari kerumunan , ini menyebabkan masyarakat kecil merasa sangat kesulitan dan terpukul , mereka tidak bisa melakukan kegiatan ekonominya secara normal , kegiatan ekonomi di masyarakat di batasi hanya sampai jam 20.00 kegiatan belajar mengajar juga di batasi dengan cara Daring kejadian ini sudah hampir 2 tahun terjadi , penyebaran covid-19 ini melumpuhkan sebagian kegistsn ekonomi dunia, termasuk negara indonesia mudah mudahan wabah covid-19 segera berakhir dan ekonomi cepat pulih kembali By AT(27/21)**


