Ternyata Ada Pemudik yang Lolos Pulang

Jatirokeh – Rabu, 20 mei 2020 Pos gugus jaga covid-19 desa jatirokeh kecamatan songgom kabupaten brebes pagi-pagi sudah di datangi sejumlah pemudik yang berasal dari jakarta, pemudik tersebut mengatakan bahwa yang bersangkutan bisa lolos pulang karena di jalan tidak ada pemeriksaan , di katakan salah satu pemudik yang bekerja sebagai buruh bangunan di jakarta bahwa ia pulang ke kampung di karenakan sudah habis masa kerja atau cuti lebaran, di katakan yang bersangkutan bahwa di jalan mereka tidak menemukan pemeriksaan ataupun penyekatan larangan mobil menuju ke kampung ini di mungkinkan karena adanya pelonggaran masa pelarangan mudik di beberapa titik di beberapa kota ataupun kabupaten.
Para pemudik tersebut langsung di periksa suhu badanya dan dari beberapa orang tersebut di ketahui mereka bersuhu normal ini di mungkinkan karena mereka sebagai pekerja buruh bangunan senantiasa bekerja keras dan selalu mengeluarkan keringat setiap hari sehingga mereka tubuhnya selalu sehat dan imunitasnya stabil . mereka orang tak gejala sakit dan tidak ada gejala gangguan kesehatan apapun artinya mereka benar-benar sehat.

Orang – orang tersebut dalam keadaan sehat tak ada gejala mengarah ke sakit namun demikian mereka berasal dari zona merah yang memungkinkan bahwa yang bersangkutan rentan terhadap penularan covid-19 , untuk mengantisipasi tersebut pihak desa memeriksa satu-persatu orang tersebut sebagai pencegahan dini penyebaran covid-19 yang sewaktu waktu bisa mungkin akan masuk ke kampung, dari tempat asal bertolak yang bersangkutan memang sehat tapi di jalan ini sangat mungkin sekali terjadi kontak dengan alat, atau sesuatu yang bisa sebagai bahan atau substansi tempat penularan covid-19 itu.

Walaupun masih pembatasan sosial berskala besar dan adanya PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tetapi di beberapa tempat misalnya di pasar,toko swalayan dan tempat-tempat lainya masih terjadi kerumunan orang, kegiatan-kegiatan di masyarakat juga masih saja dan terus berjalan seperti biasa , ini terjadi karena pemahaman orang terhadap PSBB dan PKM tidak sepenuhnya mengerti maka di perlukan sosialisasi secara terus menerus dan jelas terhadap maksud PSBB ataupun PKM by AT (20/20)***

Share on facebook
Facebook
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *