Dua Hari, 20.928 Pemudik Pulang ke Brebes

BREBES – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Brebes untuk mengawasi warganya yang baru pulang dari perantauan ataupun masuknya orang dari daerah lain ke Kabupaten Brebes. Salah satunya dengan mendirikan enam posko pemeriksaan kesehatan di perbatasan. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Brebes Djoko Gunawan mengatakan jumlah perantau yang sudah pulang kampung ke Kabupaten Brebes terus bertambah. Dua hari terakhir tercatat sudah 20.928 orang perantau yang datang. Mereka mayoritas berasal dari Jakarta, yang merupakan zona merah wabah virus korona atau covid-19

Setiap kendaraan yang membawa penumpang dan masuk ke Brebes kita lakukan pemeriksaan. Pemeriksaan kita kerjasama dengan instansi terkait,” ujarnya.

Diucpakannya, pendirian enam poako dalam pencegahan penyebaran virus corona tersebar dibeberapa tempat. Diantaranya, di jalur Pantura Cisanggarung Losari, jalur tengah Bojongsari, Banjarharjo, Salem, Bantarkawung dan Paguyangan.

“Fungsi posko ini untuk screening kesehatan bagi perantau yang pulang kampung atau terhadap orang luar daerah yang akan masuk ke Brebes. Setiap posko ini siaga 24 jam,” terangnya.

Dari data yang didapat, kata dia, hingga saat ini tercatat sudah ada 20.928 perantau yang pulang kampung. Jumlah itu mengalami peningkatan cukup besar di banding sebelumnya yang hanya sekitar 7.200 orang.

“Meskipun sudah diimbau untuk tidak pulang, namun perantau ini tetap pulang. Sehingga, kami perketat pengawasan,” ungkapnya.

“Bagi perantau yang sudah pulang, kita minta untuk tetap menjaga kesehatan. Salah satunya yakni berdiam diri di rumah selama 14 hari. Jika selama 14 hari itu ada kejala atau keluhan silahkan menghubungi tim medis yang ada di desa setempat,” pungkasnya. (ded/zul)

di kutip dri : Radar Tegal.Com -Hiedline-lokal

Share on facebook
Facebook
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *